Selasa, 07 Agustus 2012

persiapan ke Korea Selatan


di saat di Indonesia sedang terkena sapuan gelombang korea yang luar biasa, saya mendapatkan kesempatan untuk langsung ke negaranya selama 3 minggu untuk sekolah musim panas, yeay!

ini adalah salah satu dari 2 sebab utama kenapa blog ini tidak saya update 2 bulan. dimulai dari rentetan ujian semester kemudian lanjut jalan-jalan menemani mama dan adik-adik yang mengunjungi saya, kemudian berangkat KKN (kuliah kerja nyata) selama 1 bulan dan kemudian langsung terbang ke korea.. huaaa setelah ditulis, baru sadar kalau beberapa bulan terakhir ini saya sibuk sekali hehehehe..

anyway balik lagi ke korea, saya mau membagi pengalaman saya dalam persiapan dan perjalanan menuju kesana. yang pertama masalah apa saya yang mesti dibawa. silakan bawa apa saja yang diinginkan ke korea bahkan berupa makanan sekalipun. akan tetapi usahakan lah membawa makanan yang mempunyai penjelasan kandungan makanannya sesuai aturan standar internasional bandara. jika saya bandingkan dengan australia, korea selatan jauh lebih lunak dalam memeriksa bagasi kita. bahkan salah satu teman saya membawa rendang, tidak di-declare dan berhasil dengan selamat sampai ke asrama. hahahhaa.. untuk barang di kabin jangan lupa untuk tidak membawa cairan lebih dari 100 ml ya :)

pengalaman saya saja, saya memilih untuk naik air as*a yang kemudian saya sesali hahaha. kenapa saya sesali? pertama karena tidak ada hiburan berupa tv di depan kursinya, hiks. kemudian bagasi harus dipilih mau berapa kg karena jika lebih maka harus membayar dan itu mahal. perjalanan jauh ke luar negeri tapi gak dapat makan, snack, dan selimut. haaa murah sih murah tapiiii.. yaa ada kualitas ada barang lah yaa.. jika memang ingin dalam penerbangan merasa nyaman ya silakan pilih pesawat yang lebih mahal tetapi kalau memang ingin hemat, penerbangan yang saya sesali ini memang tepat dan dengan membuat beberapa penyesuaian sepertinya naiknya akan nyaman2 saja. persiapannya gampang seperti membawa bantal leher dan selimut, serta makan dulu sebelum masuk pesawat atau belanja makanan di bandara bagian dalam. yaa setiap pilihan itu ada plus minusnya memang *berusaha bijak*

selanjutnya sampai di bandara incheon, semua aman terkendali. ada paspor, ada kertas arrival, dan barang yang dideclare, serahkan ke petugas aman deh. semua petunjuk ada dalam bahasa inggrisnya sehingga memudahkan saya dan teman-teman untuk mencari jalan keluar. di luar, saya sudah ditunggu dari pihak universitas untuk dibawa ke asrama tempat saya menginap. jika saya baca, di bandara incheon ada banyak fasilitas yang menarik untuk dicoba, secara bandara ini adalah bandara terbaik di dunia selama 7 tahun berturut-turut. yang pertama adanya tempat penyewaan telepon genggam mengunakan jaringan cdma korea yang sudah bisa langsung digunakan. ada juga tempat untuk membeli kartu gsm internasional yang bisa digunakan pada hape yang tidak terlocked. hanya saja harganya cukup mahal $30. untuk penyewaan hape, harganya berkisar 3000 won/hari. well mahal yaa,, kalau seperti saya yang mahasiswa miskin ini, maka pilihannya adalah menjadi parasit wifi hehehe. berhubung kecepatan internet di korea ini paling cepat di dunia, saya tentu saja memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. modalnya hanyalah laptop dan/atau hape yang bisa menangkap wifi huehehehe.. tapi ya itu hanya bisa aktif ketika ada wifi. ada sih kartu prepaid wifi olleh dimana jaringan wifi nya ada dimana-mana tapi lagi-lagi karena kere ya ga sanggup beli *nangis* :P

salah lainnya yang menarik di bandara incheon adalah sauna atau yang dikenal dengan jimjilbang di korea. ah saya mau mencoba ini, tapi belum kesampaian, semoga nanti dalam 10 hari ke depan saya masih sempat mencari jimjilbang hehehe..

untuk menelpon, saya memanfaatkan kartu telepon atau phone card atau calling card, entahlah yang mana istilah yang benar. tinggal cari telepon umum yang tersebar dimana-mana terus masukkin nomor sesuai instruksi yang ada di kartu dan bisa deh menghubungi ke nomor indonesia. kalau mau, bisa pakai handphone sih tapi kena charge untuk biaya airtime katanya.. (berdasarkan penjelasan di web :P)

 kalau untuk naik kendaraan disini, bisa beli T-money seharga 2500 won yang dijual bertebaran dimana-mana seperti di lotte mart, family mart, dan teman-temannya. terus T-money ini diisi untuk naik kendaraan seperti bus dan subway, nominalnya terserah, saya di awal isi 10000 won untuk jaga-jaga dan tinggal isi ulang kalau habis. isi ulang nya bisa di mart-mart atau di stasiun. kalau naik bus, tinggal hadapkan kartu ke alatnya terus pas mau turun jangan lupa pencet tombol stop dan menghadapkan kartu ke alatnya kembali. kalau naik kereta lebih simpel, tinggal hadapkan kartu di stasiun kemudian udah deh. satu yang khas dari stasiun ini adalah banyak tangga turun dan naik yang tidak dibarengi oleh eskalator *nasib betis yang makin gede*

berhubung saya muslim dan saya berangkat ke korea selatan dalam keadaan musim panas dimana matahari nya lebih telat tenggelam yaa lumayanlah waktu yang saya habiskan untuk berpuasa. imsak dimulai dari jam 4 pagi dan berbuka kisaran 7.45-7.30 pm huehehehee.. masalah lain yang saya hadapi adalah banyaknya jajanan yang dijual akan tetapi terancam mengandung daging babi. satu yang harus diperhatikan adalah tulisan "돼ㅈㅣ 고기" yang dibaca dweji gogi yang berarti daging (gogi) babi (dweji). bisa juga bertanya kepada penjualnya dalam bahasa korea dweji gogi imnikka? yang berarti apakah ini daging babi? dan semoga mereka menjawabnya dengan mudah sehingga kita bisa paham jajanan tersebut aman atau tidak.

next post : tempat wisata dan cara pergi kesananya :)
Read more ...