Minggu, 12 Februari 2012

saya dan Indonesia


ketika akan mempublikasikan tulisan saya yang berjudul "variety show korea pertama saya" tiba-tiba saya terpikir kenapa sempat-sempatnya membahas negara lain sedangkan negara saya sendiri belum dibahas. maka tulisan ini saya persembahkan untuk menunjukkan:
- walaupun saya sering menggunakan bahasa inggris dalam keseharian, saya cinta bahasa indonesia
- walaupun saya lebih memilih menonton film hollywood daripada film indonesia di bioskop, saya cinta indonesia
- walaupun saya lebih memilih membaca komik dari jepang daripada korea, taiwan, dan indonesia, saya cinta  negara saya, indonesia
- walaupun saya lebih memilih drama korea daripada sinetron indonesia, saya sungguh indonesia
- walaupun saya lebih memilih liburan ke luar negeri daripada dalam negeri, saya 100% indonesia
- walaupun saya lebih sering menggunakan produk buatan luar negeri (seringnya made in china), saya putri indonesia

setelah saya lihat-lihat, saya mengaku bahwa saya bagian dari bangsa indonesia tetapi kok ya dalam keseharian saya sepertinya tidak indonesia sekali. sungguh, saya baru sadar hal ini ketika saya sedang menulis ini. lalu apa ya yang saya bisa banggakan dari diri saya sebagai warga indonesia?
buat sesuatu yang mengharumkan nama bangsa di mata internasional? belum pernah
menjadi perwakilan dari indonesia untuk pertemuan internasional? apa lagi

saat ini. SAAT INI yang saya bisa banggakan hanyalah saya bangga saya bagian dari Indonesia tidak peduli carut marut yang dikatakan oleh orang lain. bilang saja politik negara ini gila, korupsinya stadium 4, saya tidak mengerti hal begituan. saya hanya melihat keseharian yang bisa saya banggakan.


baru-baru ini teman saya yang baru pertama kali ke padang menyadarkan saya dengan bilang, ka padang itu indah ya. saya terdiam tidak percaya dengan apa yang teman saya bilang karena selama ini saya selalu kagum dengan kota lain tapi tidak dengan kota saya yang satu ini. saya terpikir sepertinya selama ini saya lupa melihat ke kota saya sendiri ketika selama ini saya bertualang ke kota lain. pantainya bagus ka, itu jawaban teman saya lebih lanjut ketika saya menanyakan indahnya seperti apa.


dari hal ini saya tersadar, saya mengagungkan-agungkan sistem negara lain tapi saya lupa berbalik melihat negara saya sendiri. dimana saya bisa mencari negara dengan begitu banyak budaya, bahasa yang beraneka ragam, kesenian yang tidak terhitung banyaknya. saya bisa menemukannya di negara saya ini, Indonesia lo. bahkan bahasa minang saja antara satu daerah dengan daerah lain pun yang masih berada dalam wilayah minang memiliki beberapa istilah yang berbeda. kalau itu gak keren apa donk namanya?

saya tersadar bahwa selama ini saya masih sering melihat sesuatu dari sisi negatifnya karena sisi negatif memang mudah terlihat. yuk ah ubah kebiasaan ini agar semakin banyak yang bisa dibanggakan dimulai dari saya kemudian siapa tau bisa membanggakan negara saya ini juga.

tentang Indonesia lebih lanjut: 

fakta yang membanggakan tentang Indonesia:
Read more ...

variety show korea pertama saya

siapa yang saat ini tidak tahu soal korea selatan dengan gelombang koreanya yang menyapu seluruh dunia
baik melalui musik, drama, artis, keindahanya, ataupun kulinernya. saya adalah salah satu dari banyaknya orang yang ikut tersapu dalam gelombang tersebut. jika dari SMP saya hanya mengikuti dramanya dimulai dari full house, princess hours (dikarenakan saya tergila-gila dengan manhwa -komik dalam bahasa korea- nya yaitu goong), hingga secret garden, brilliant legacy, dan greatest of love. banyak lagi soft copy drama korea yang belum saya tonton dan mengantri untuk saya tonton. sekarang saya tergila-gila dengan variety show yang mereka hadirkan yang membuat drama saya menjadi mengantri :P

variety show yang dihadirkan oleh acara tv korea menyenangkan, lucu, dan selalu berhasil memperbaiki mood saya yang entah sedang sedih, kesal, ataupun stress. pertama kalinya saya diracuni dengan variety show bernama We Got Married atau disingkat WGM yang menayangkan pasangan Jo Kwon dan Ga In. ini merupakan season kedua WGM dan memang banyak menarik perhatian penonton termasuk saya. pasangan yang kocak dan seru banget buat diikuti. setelah menonton secara marathon diantara kuliah saya menamatkan menonton acara mereka dalam beberapa minggu saja dan beralih ke pasangan Goguma yaitu Yong Hwa dan Seo Hyun dan seterusnya hingga sekarang saya masih mengikuti season ketiganya dan juga menonton season pertamanya.

we got married season 2

setiap pasangan yang dihadirkan memiliki keunikan dan ke-sweet-an masing-masing. hal ini membuat saya tidak bisa lepas untuk menonton mereka. walaupun ada plot dalam acara ini, saya tidak keberatan karena saya merasa tidak dipaksakan. dikarenakan saya anak baru dalam dunia perkorean tentu saja saya tidak "ngeh" jika pasangan-pasangan ini adalah orang yang terkenal dalam dunia musik. saya akui saya dahulu memandang rendah para boyband dan girlband yang ada karena faktor operasi plastik yang banyak mereka lakukan, budaya mereka dimana artis dituntut untuk selalu tampil sempurna (ingatkan saya untuk selalu ingat bahwa mereka juga manusia), belum lagi tampilan para boyband yang seperti maaf pria homo.

saya adalah tipe wanita yang menyukai pria yang pria tidak masalah perut mereka tidak sixpack seperti rafa saya asalkan mereka tidak menggunakan celana yang ketat dan lip gloss yang menurut saya itu aneh. saya tidak suka pria yang bergaya kemayu entahlah katakan saja itu selera pribadi saya. tetapi semakin mengetahui mereka dengan menonton acara-acara variety show ini saya kemudian menjadi lebih menghargai mereka dan usaha mereka walaupun tetap mereka tidak menjadi tipe pria kesukaan saya. lagi-lagi kembali ke selera pribadi saya hehehe.

dari variety show yang pertama saya tonton ini saya mendapat banyak pelajaran seperti disadarkan kembali jangan menilai orang dari sampulnya! selama ini saya menilai boyband dan girlband yang ada di korea dengan pandangan sangat amat negatif. maka sekarang saya membuka mata saya untuk melihatnya dari segala sudut. hey, saya calon psikolog dan sebagai calon psikolog saya harus bisa melihat sesuatu dari segala sisi. hasilnya sekarang saya bisa melihat mereka sebagai orang yang sedang mengejar mimpi mereka entah untuk menjadi orang terkenal, penyanyi hebat, penari terkenal, ataupun untuk mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya. apapun mimpi mereka, hak mereka untuk berusaha sekuat tenaga dan saya yang menonton akan mendoakan yang terbaik untuk mereka dan mencoba untuk tidak lagi mengkritik mereka. hey, usaha saya juga masih jauh dari maksimal untuk mengejar mimpi saya :)


Read more ...